Thursday, 30 April 2015

Let's Have Some Vacation!

Haiiiii. Udah lama banget gak nulis disini yaaa. Maklum, anak SMA tahun-tahun terakhir, pasti sibuk nyiapin UNAS sama tes masuk kuliah :')
Jadi gini, sebenernya abis UNAS tuh kita belom bebas-bebas banget. Masih banyak tes buat masuk universitas atau sekolah kedinasan. Masih harus les ini itu biar bisa lolos perguruan tinggi negeri. Termasuk saya juga harus fokus sebenernya.
Tapi karena hiruk pikuk Ujian Nasional yang, yah tau sendiri lah seperti apa, saya dan teman-teman merasa sedikit jenuh. Karena itu kami putuskan untuk touring ke pantai Greweng dan pantai Nglambor di Gunungkidul untuk sejenak melepas penat.

Saya mulai dari pantai Greweng dulu ya.

Pantai Greweng ini terletak di dekat pantai Wediombo dan pantai Jungwok. Terletak di daerah Tepus, Gunungkidul atau bagian tenggara provinsi DIY. Sebelumnya saya masih gak tau gimana medan menuju pantai ini. Teman saya, Yayan, yang mengajak kami kesini. Yasudah, saya pikir pantai ini sama seperti pantai yang lain, mudah dicapai dengan menggunakan mobil atau motor.
Dan ternyata saudara, perkiraan saya salah besar. Disaat kami sudah bergerak menuju pantai Greweng, Yayan nge-line di grup bahwa kami harus traking selama satu jam untuk mencapai pantai ini. Dan setelah sampai di parkiran, jalanlah kita menuju pantai Greweng.
Sebetulnya medan menuju pantai ini hanya berupa sawah dan jalan setapak yang sedikit berlumpur. Tapi karena gak ada persiapan, saya cuma pake sepatu crocs yang jelas-jelas licin kalau kena lumpur. Perjalanan jadi terasa sedikit sulit karena kaki saya kerap tergelincir. Sepanjang perjalanan, kami diapit oleh bukit-bukit karang. Mungkin di zaman dulu, laut mencapai tempat kami berjalan saat itu. Setelah berjalan beberapa lama, kami sampai di sebuah kebun bakau, menandakan bahwa kami sudah dekat dengan pantai. Kami lanjutkan perjalanan dan perlahan terlihat hamparan pasir berwarna putih dengan aliran air payau menyusurinya, mengantarkan kami pada pantai tersembunyi yang masih sangat sepi dan luar biasa indah ini, Pantai Greweng! :D
Capek dan penat langsung hilang setelah sampai disini. Pasir putih dan deburan ombak langsung memanjakan mata kami. Tapi sayang, biarpun pantai ini jarang dikunjungi, masih banyak terdapat sampah di pinggirannya. Yaaah mental orang Indonesia emang begitu kali yaaa. Hehehe.
Sekitar satu jam kami bermain-main di pantai ini, gak lupa juga buat foto-foto dan ngemil dong. Kebersamaan dengan teman-teman juga bikin perjalanan ini terasa menyenangkan.

Ini foto-foto kami di pantai Greweng :

Destinasi selanjutnya yaitu pantai Nglambor. Mungkin beberapa orang Jogja udah pernah denger pantai ini ya. Yap! Pantai snorkeling.
Berbeda dengan pantai Greweng yang pemandangan pantainya amat bagus, pantai Nglambor justru menawarkan keindahan bawah laut. Cukup dengan 50.000 rupiah melalui Bintang Nglambor Snorkeling, kalian udah bisa snorkeling dan dapet foto-foto caem dengan kamera Gopro. Oiya tips buat yang mau kesini, jangan terima kalau ada yang nawarin snorkeling dengan harga 35.000. Walau lebih murah, pelayanan dan hasil fotonya gak sebagus BNS. Mas-masnya ramah-ramah dan asik. Buat yang gabisa renang juga gak perlu khawatir, karena disini disediain jaket pelampung kok. So biarpun ada ombak gede yang dateng, kalian tetap bisa ngapung. Apalagi ada mas-mas petugasnya yang selalu jagain. Hehehe.
Awalnya saya agak khawatir juga, karena jujur saya gak bisa renang. Tapi setelah masuk air dan liat kebawah, wah keren lah pokoknya. Rasa takutnya jadi ilang dan berganti  rasa takjub dan senang. Gak nyesel banget kesini, apalagi gak harus keluar uang banyak, udah bisa snorkeling dan dapet foto-foto keren bareng temen-temen.

Sekitar jam lima kami memutuskan naik ke darat dan mandi lalu bersiap-siap pulang. Oiya kalau disini, pulangnya jangan sore-sore ya. Soalnya kalau malam sama sekali gaada listrik ataupun penerangan. Dan karena udah terlanjur gelap, kami harus pake lampu flash hape untuk menuju ke parkiran.
Sampai di parkiran, lhadalah ternyata motor teman kami mogok. Makin malam deh pulangnya. Karena yang cewek-cewek pada khawatir, apalagi gaada penerangan dan sinyal (semua pantai di Gunungkidul krisis sinyal), akhirnya diputuskan bahwa motornya ditinggal di warung deket pantai. Sekitar jam tujuh kurang lima belas, kami berangkat menuju jogja.

Yah kami para wanita cuma bisa kebingungan nyari sinyal dan pengen cepat-cepat sampai dirumah. Tujuannya cuma satu, buat ngabarin ortu dan siap-siap dimarahin karena pulang kemalaman :')

Nih beberapa foto di pantai Nglambor :